MGLOBALONLINE | MEDAN, Berbagai macam program telah dilakukan oleh pemerintah guna mensejahterakan kehidupan warganegaranya, salah satunya iyalah pembagian beras pada warga masyarakat yang kurang mampu, 08/08/2024.
Program yang dibangun dengan sistematis ini ditujukan sepenuhnya oleh pemerintah untuk warga masyarakat yang kurang mampu, sedemikian baiknya sistem ini dibangun namun selalu saja ada celah bagi penguasa “tikus-tikus” dari tingkat atas hingga pemerintahan tingkat bawah.
Seperti salah satu contoh pembagian beras yang terdapat di salah satu wilayah sebut saja Link. IIX, Kel. Bandar Selamat, Kec. Medan Tembung, diduga aparat pemerintahan mulai dari kepala lingkungan, lurah hingga camat mengerogoti sejumlah beras yang seharusnya menjadi hak warga tidak mampu namun diduga oleh oknum oknum tersebut berubah bentuk menjadi pundi pundi rupiah yang mengalir ke kantung kantung oknum “tikus-tikus busuk” pemerintahan di wilayah tersebut.
Meskipun sudah dilakukan serta diawasi dengan ketat namun selalu ada saja cara yang dilakukan “tikus-tikus busuk” untuk memperkaya dirinya sendiri meski harus mengambil hak warga yang tidak mampu.
Seperti yang terjadi pada salah seorang warga yang tidak ingin disebut namanya oleh media ini, mengaku kalau kertas baru code miliknya diambil atau diminta oleh seorang yang mengaku kepala lingkungan dengan alasan ada kesalahan pada kertas baru code tersebut bukan hanya terjadi pada dirinya hal tersebut diduga juga terjadi pada warg lainnya.
Akibatnya warga tersebut tidak mendapat jatah beras sebagaimana yang menjadi haknya sesuai kertas barcode miliknya.
Kepada awak media ini dirinya (Maniez) red berharap agar pihak pihak terkait lebih memberikan pengawasan yang ketat dan jika perlu memberikan sangsi tegas bila perlu dicopot dari jabatannya karena diduga telah mengambil hak warga miskin yang bukan haknya guna kepentingan pribadinya. (Admin/Bersambung…)







