Sparing Satu Lawan Satu, EX Pasien Rumah Sakit Jiwa Tuntungan di Masukan Polisi Ke Sel Tahanan

oleh

Syahrul Terduga Pelaku 

MGLOBALONLINE.COM | Medan, Aksi perkelahian satu lawan satu yang terjadi di Kawasan Dusun IV Desa Lama Klumpang Kampung Kecamatan Hamparan Perak tepatnya di sebuah warung milik Wak Lun Rabu (7/8) Sekira pukul 10.00 WIB berlanjut jeruji besi Polsek Hamparan Perak setelah Syahrul Bahri (31) ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka pelaku penganiayaan terhadap Dicky (29) yang tidak lain adalah lawannya bertarung tersebut. (30/08/2024) 

Sedikit miris terlihat dalam kasus ini setelah adanya beberapa foto aparat desa dan kepolisian yang mendampingi Dicky untuk membuat laporan ke polisi sesaat pertarungan ke duanya selesai.

Disitu seolah adanya keberpihakan antara pihak Banhinkamtibmas dan Kepala Dusun setempat yang “berupaya”untuk memasukkan Mantan pasien Rumah Sakit Jiwa Tuntungan ini ke dalam sel tahanan.

“ini bang ada foto Kepala Dusun IV Desa Lama dengan pak Bhabinkamtibmas Polsek Hamparan Perak menemani si Dicky membuat laporan padahal mereka itu awal mulanya bertarung satu lawan satu dan banyak yang menyaksikan” ucap Rahmadsyah (38) salah satu kerabat dari Syahrul Bahri.

Dalam Hal ini pihak salah satu adik dari Syahrul Bahri menjelaskan bahwa abangnya tersebut akhir-akhir ini kembali seperti tahun 2016 Silam dimana yang bersangkutan pernah di rawat di Rumah Sakit terkait adanya Gangguan kejiwaan yang di alaminya.

“ini kami perhatikan bang syahrul sepertinya kumat lagi dan ditambah dengan masalah ini apa enggak semakin terganggu jiwa dia”Kata M Adik Syahrul

Belum sampai disitu saja,Orang tua Syahrul beserta keluarga meminta kepada Kapolsek Hamparan Perak AKP Mualimin S,H untuk benar-benar dan berlaku adil dengan adanya kasus yang harusnya tidak sampai ke ranah hukum ini.

“Kami mohon agar pak kapolsek turun tangan selidiki masalah ini karena sebenarnya kan bukan dianiaya tetapi mereka ini bertarung dan banyak yang nonton terus kenapa anak saya di laporkan dan di masukan penjara” Ucap Orang Tua Syahrul sembari menitikkan air mata ketika wartawan media ini menyambangi rumah mereka Jumat (30/8) sekira pukul 15.00 WIB.

Mereka juga berharap agar pihak kepolisian segera memanggil pihak psikiater atau pihak Dokter dari rumah sakit kejiwaan guna memeriksa keadaan Syahrul Saat ini dan menurut informasi menyebutkan selama dalam sel tahanan terhitung  26 Agustus 2024 hingga sekarang, Syahrul sering berteriak histeris diduga penyakit yang dialaminya kini mulai kumat dikarenakan depresi terhadap kasus yang menimpanya itu. (mgo/admin/rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.