MGLOBALONLINE.COM | Binjai, pasca penggrebekan “zonk” Tanpa hasil Disinyalir ada kebocoran informasi kepada para bandar narkoba, akan adanya penggerebekan. Petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai tidak temukan satu orang pun di lokasi yang selama ini sudah bukan lagi rahasia sebagai barak narkoba yaitu di Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Sabtu lalu, (05/09/2024)
Bagai hilang di telan bumi, GKN tersebut tidak menghasilkan apa apa “Zonk” tidak satupun para narkoboy serta bandar terlihat.
Kasi Humas Polres Binjai, Iptu Junaidi menjelaskan dua lokasi barak narkotika dimaksud.
“Lokasi pertama di Dusun Sukarejo, Desa Padangbrahrang. Dan lokasi kedua, Jalan Mayjen Sutoyo, Desa Sei Limbat,” ungkap Junaidi, Minggu (1/9).
Junaidi menjelaskan, Kasatres Narkoba Polres Binjai, AKP Syamsul Bahri yang memimpin langsung penggerebekan tersebut.
Saat penggerebekan di dua lokasi, tim tidak menemukan adanya aktivitas, kedua lokasi sudah kosong,” jelasnya.
“Selanjutnya tim merobohkan bangunan barak-barak tersebut,” imbuh Junaidi.
Dari lokasi pertama, petugas mengamankan barang bukti dua alat isap sabu atau bong, dua pemantik, 12 plastik klip kosong, satu kaca pirex, satu tas pinggang warna hitam, dan satu kaleng rokok. Sementara pada lokasi kedua, petugas mengamankan empat alat isap sabu, satu pemantik, 10 plastik klip kosong, dua sedotan sekop, dan satu cutter.
Penggerebekan ini atas informasi dari masyarakat yang memberi info adanya lokasi atau barak narkoba yang disinyalir sebagai tempat penyalahgunaan narkoba di Selesai, Langkat,” pungkas Junaidi.
Namun berbeda dengan pantauan awak media mglobalonline.com hingga malam dini hari (06/09) masih tampak jelas lalu lalang sejumlah orang yang diduga para narkoboy di dua lokasi yang beberapa hari lalu di grebek, “ada masuk bg orang polres, banyak. Tapi ya biasa bg, ecek-ecek itu bg” Ungkap seorang bandar narkoba yang kembali beraktifitas setelah penggrebekan.
“selama ayam masih makan jagung, apa yang tak bisa” ungkap seorang bandar sabu sambil memberikan paketan besar pada seorang yang diduga sub bandar sabu tersebut, hingga malam ini masih tetap beroperasi sementara APH Polres dan Polsek setempat tetap diam berpangku tangan serta enggan memberi komentar atau mengambil tindakan tegas. (mgo/admin)






