MGLOBALONLINE.COM, MEDAN – Lapak judi sabung ayam di Gang Bunga, Pasar 4, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Marelan, Kota Medan, masih eksis beroperasi, APH Polres Belawan Kangkangi Komitmen Kapolda Sumatera Utara, Irjen. Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H berantas perjudian pun dipertanyakan? 31/10/25
Diketahui, lapak judi dadu dan sabung ayam yang dikelola Wandi sudah cukup lama beroperasi. Tapi anehnya, tak sekalipun pihak kepolisian khususnya Polres Pelabuhan Belawan turun melakukan tindakan, info yang didapat media ini melalui sejumlah pemain kegiatan ilegal tersebut hanya di lakukan pada hari Sabtu dan Minggu.
Seperti besok hari Sabtu dan Minggu (01/11/25 dan 02/11/25) kegiatan ilegal judi sabung ayam serta judi lainnya akan di buka untuk umum.
Diduga langgengnya bisnis judi dadu dan sabung ayam yang dikelola Wandi diduga tak terlepas dari lobi-lobi dan bagi-bagi ke petinggi jajaran Polres Pelabuhan Belawan.
“Pasti ada lobi-lobi dan setor ke oknum cokelat dan loreng la. Kalau gak setor, pasti digerebek lah,” ujar wandi (50) yang mengaku sebagai pemain di lokasi judi tersebut di jelaskan lagi kalau kegiatan tersebut buka dan selalu ramai pada hari Sabtu dan Minggu.
“Kalau mau digerebek, hari sabtu atau minggu, aja bang karena ramai pemainnya,” kata wandi
Pantauan wartawan di lokasi lapak judi sabung ayam milik Wandi disesaki ratusan pemain dan pengunjung. Tak heran, jika omset lapak judi itu bisa mencapai ratusan juta hingga milyaran rupiah.
Dijelaskannya, tidak sembarangan orang bisa masuk ke lokasi. Sebab, di pintu masuk utama, selalu dijaga sejumlah pria diduga preman dan aparat.
“Setiap orang yang mau masuk pasti ditanyai. Kalau wajahnya asing, pasti langsung disuruh balik arah atau pulang,” katanya.
Untuk taruhan, sumber menyebut jika sekali show, taruhan bisa mencapai ratusan juta rupiah.
“Di lokasi itu selalu ramai. Pemainnya pun pemain besar. Makanya taruhannya bisa ratusan juta sekali show,” jelasnya. (MGO/rilis/tim)






